Surrender: Sinus dan Kucing

1. I put my hands up pada Nom Nom. Twenty Eleven is a definite theme for me, well at least for now.

2. Mengalah pada dua strays yang sangat cute.

3. Mengalah pada sakit alergi yang dialami. Baru-baru ini, telah disahkan oleh doktor yang saya menghidap penyakit sinus. Sudah lama perasan. Cuma malas nak jumpa doktor… Thanks to nasal spray. It feels freakin’ gooooooooooooooooooooddddddddddd.

Alergi: Bulu binatang especially kucing.

Dalam hati: Ada aku kesah? Bulu binatang je pon…..

Susah nak mengalah pada hakikat yang saya terpaksa menjauhi kucing. Lagi2, diri didatangi dua makhluk yang mempunyai mata bulat dan bulu yang begitu lembut bila diusap.

Mengalah pada hakikat yang abah tak memberi izin untuk memelihara makhluk-makhluk itu. K. fine…Barangkali sudah letih dengan kerenahnya yang sering suka memanjat masuk dapur melalui tingkap, menculik ikan merah segar untuk dimasak singgam…

Mama (sambil tepuk dahi): Habis ikan aku nak masak singgam dia bawak lari!

…dan tak lupa juga palitan bernama POO!

Tak comel lah macam ni! Yang itu, kucing jahat.

Mojo je baik. Tayang taje!

Mojo mojo. Selalu tidur cam ni…tak ingat dunia~~

Advertisements

7 thoughts on “Surrender: Sinus dan Kucing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s